Menjalankan Food Combaining Saat Berpuasa di Bulan Ramadhan


Menjalankan Food Combaining Saat Berpuasa di Bulan Ramadhan

Agar tetap bugar saat berpuasa di bulan Ramadhan, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi makanan bergizi lengkap ketika makan di waktu sahur, yakni makanan mengandung semua zat yang kita perlukan protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Namun bagi Anda yang bermaksud untuk menurunkan berat badan, tak ada salahnya untuk tetap berdiet di bulan Ramadhan. Misalnya, Anda tetap menjalankan diet food combaining sambil berpuasa di bulan Ramadhan.

Food combaining adalah satu pola makan yang mengatur waktu makan dan menyusun kombinasi makanan serasi yang boleh disantap pada waktu yang sama. Maka menurut pola makan food combaining ini, Anda disarankan untuk tidak menyantap makanan mengandung karbohidrat dan makanan mengandung protein hewani pada waktu bersamaan. Jadi, sebaiknya Anda tidak mengonsumsi roti isi daging karena makannan mengandung karbohidrat tinggi dan protein hewani, bukan makanan serasi menurut pola makan ini. Kombinasi makanan serasi akan membuat sistem pencernaan bekerja secara alami (wajar). Dengan demikian proses pencernaan menjadi efisien. Artinya, pengaturan pola makan yang diselaraskan dengan mekanisme alamiah tubuh ini meminimalkan jumlah sisa makanan dan metabolisma. Waktu makan disesuaikan dengan siklus sistem pencernaan. Siklus ini dibagi tiga, pertama jam 12 siang sampai jam 8 malam ada siklus pencernaan ketika sistem pencernaan bekerja lebih aktif sehingga merupakan waktu yang tepat untuk mengonsumsi makanan padat. Kedua siklus penyerapan, berlangsung dari jam 8 malam sampai jam 4 pagi. Saatnya kita beristirahat, dan tubuh mulai menyerap, mengasimilasi, dan mengedarkan zat makanan. Ketiga, siklus pembuangan, mulai jam 4 pagi sampai jam 12 siang. Pada rentang waktu ini tubuh mulai melakukan pembuangan sisa-sisa makanan dan sisa metabolisma. Jadi, food combaining mengatur pola makan berdasarkan waktu dan zat yang terkandung dalam makanan (karbohidrat dan protein).

Maka, berdasarkan pola makan food combaining jadwal dan menu makan yang tepat adalah :

Bangun pagi: 1-2 gelas air putih campur perasan jeruk nipis.

Makan pagi (jam 05-11.30): Aneka buah atau jus buah tanpa gula.

Makan siang ( jam 12.00-14.00) : Nasi+ sayuran atau protein nabati (tahu/ tempe)

Makan malam (jam 18-21.00): Sayur+ protein hewani.

Selingan sore (jam 15-16.00) : Satu atau dua buah pisang segar (tidak digoreng atau direbus).

Menu makan siang dan makan malam boleh ditukar. Begitulah jadwal makan di luar bulan Ramadhan. Nah, bagaimana halnya jadwal makan di bulan Ramadhan saat kita berpuasa. Saya mengatur pola makan pada bulan Ramadhan agar tetap sesuai dengan pengaturan food combaining, yakni sahur makan jus buah denga jumlah yang cukup, saat buka mengonsumsi makanan padat, yakni nasi dengan sayur/ protein nabati atau sayur dengan protein hewani. Jadi, pada saat buka menu yang disantap selang seling, jika hari ini makan nasi dengan sayur, esok hari makan sayur dengan protein hewani. Sesekali nasi diganti kentang. Hasilnya, tubuh terasa lebih bugar dan tentu saja berat badan turun.

Amankah melakukan pola makan seperti ini? Amankah menjalani food combaining sambil berpuasa di bulan Ramadhan? Secara medis banyak klinik puasa termuka di Eropa sudah membuktikan bahwa manusia bisa bertahan sampai 40 hari hanya minum air putih saja dan sampai 100 hari hanya dengan jus buah-buahan dan sayuran tanpa bahaya. Berdasarkan pengalaman klinik tersebut, puasa selama 7 sampai 10 hari aman bagi siapa saja. Saya sendiri tahun 2014 ini tahun kedua menjalani food combaining sambil berpuasa di bulan Ramadhan. Saat sahur minum jus buah, berbuka dengan menu bergantian setiap hari, nasi dan sayur atau sayur dan protein hewani.

Sekitar Maret 2013 saya memutuskan menjalani food combaining setelah mengalami sakit kepala, dokter menyatakan sakit tersebut akibat obesitas. Tengah malam buta, saya tiba-tiba terbangun karena sakit kepala luar biasa. Padahal saat itu saya tidak sedang haid, tidak pula kurang tidur, juga tidak sedang stress karena dikejar deadline, kondisi yang biasanya menimbulkan sakit kepala. Tentu saja saya panik, karena tidak tahu penyebab sakit kepala yang datang tiba-tiba tanpa sebab. Saat diperiksa dokter, saya dinyatakan obesistas, berat badan saat itu mencapai 70 kg sedangkan tinggi badan hanya 150 cm saja.

Setelah menimbang dan membaca saya putuskan untuk menjalani food combninig dan senam pengencangan tubuh diselingi jalan cepat. Hasilnya luar biasa, tubuh terasa bugar, kencang, lebih ramping, satu yang paling penting lebih sehat. Sejak menjalani food combaning saya tidak pernah merasa pusing bahkan saat sedang haid sekalipun. Ketika puasa di bulan Ramadhan, Juli-Agustus 2013 tiba. food combaining tetap saya jalankan, tetapi olah raga saya kurangi, yakni jalan kaki sore saja. Saat Iedul fitri tiba, berat badan saya sudah turun jauh, yakni 55 kg. Keadaan ini membuat penjahit langganan terkejut, karena rok yang dijahitnya melorot sampai ke pinggul! Hal ini terjadi karena saat badan saya diukur ketika masih gemuk dan rok selesai dibuat setelah badan jauh lebih ramping.

Anda tertarik menjalankan food combaining? Silakan mencoba, tetapi tentunya Anda harus memperhatikan kondisi, apakah profesi Anda, jam kerja Anda, kondisi kesehatan Anda memungkinkan untuk menjalani pola makan ini? Sebaiknya membaca buku tentang pola makan ini dan mempelajari dengan cermat sebelum Anda memutuskan untuk menjalaninya. Selamat mencoba, semoga Anda sehat selalu.

 

Referensi :

Andang Gunawan. 2001. Food Combaining, Kombinasi Makanan Serasi Pola Makan untuk Langsing & Sehat. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Tips saat menjalankan food combaining: Pilih buah yang benar-benar matang dan segar, usahakan buah-buahan dan makanan yang disantap selalu bervariasi agar tubuh menerima asupan gizi lengkap.

  • Judul : Menjalankan Food Combaining Saat Berpuasa di Bulan Ramadhan
  • Di tulis oleh :
  • Tanggal : 06 Juli 2014
  • Kategori : LIFESTYLE
  • Tags : Ramping karena food combaining, Diet di bulan Ramadhan, Diet Food Combaining di bulan Ramadhan, Sehat karena food combaining, Bugar karena food combaining di bulan Ramadhan


Top